Kode QR dalam cetakan hanya akan bermanfaat jika orang dapat memindainya dan Anda dapat melihat hasilnya. Gunakan modul hitam di latar belakang putih, jaga margin kosong minimal empat modul, cetak minimal selebar 0,8 inci (2 cm), dan uji bukti cetak dengan dua atau tiga ponsel sebelum produksi penuh. Untuk mengukur pemindaian, atau untuk memperbaiki tautan setelah dicetak, gunakan kode dinamis. Panduan ini mencakup desain, ukuran, penempatan, pelacakan, dan metode cetak untuk selebaran, poster, brosur, kemasan, dan iklan.
Mendesain untuk Kemampuan Pindai dan Keterbacaan
Pemindai membaca perbedaan antara modul gelap dan latar belakang terang, jadi kontras adalah yang utama. Hitam di atas putih adalah pilihan teraman. Warna merek gelap di latar belakang terang juga berfungsi. Hindari kode terbalik (modul terang di latar belakang gelap) dan pasangan kontras rendah seperti abu-abu muda di atas putih, karena banyak aplikasi pemindai gagal membacanya, terutama dalam cahaya redup.
Pertahankan “zona tenang”, yaitu margin kosong di sekitar kode. Standar meminta setidaknya empat modul di setiap sisi. Jangan biarkan teks, foto, atau batas masuk ke margin tersebut. Untuk file cetak, gunakan format vektor: SVG, EPS, atau PDF vektor. File vektor tetap tajam pada ukuran berapa pun, sementara PNG kecil menjadi buram saat diperbesar. Untuk tips desain lainnya, baca kami praktik terbaik untuk keterbacaan kode QR.
- Jangan merenggangkan atau memotong kode. Biarkan tetap berbentuk persegi.
- Jaga agar logo tetap kecil, sekitar seperlima dari lebar kode atau kurang, dan uji hasil cetakannya.
- Letakkan ajakan bertindak singkat di samping kode, seperti “Pindai untuk menu” atau “Pindai untuk mendapatkan diskon 10 persen”. Kode tanpa alasan untuk dipindai akan mendapatkan lebih sedikit pemindaian.
Menentukan Ukuran yang Tepat untuk Materi Cetak
Ukuran tergantung pada jarak pemindaian. Aturan umum adalah 10:1: satu inci lebar kode untuk setiap sepuluh inci jarak. Poster yang dipindai dari jarak 20 inci membutuhkan kode setidaknya selebar 2 inci. Kode pada papan reklame yang dipindai dari jarak 10 kaki membutuhkan sekitar 12 inci.


Ukuran awal umum untuk cetakan:
- Kartu nama atau label kecil: setidaknya 0,8 x 0,8 inci (2 x 2 cm).
- Selebaran, brosur, atau kemasan produk: 1 hingga 1,5 inci (2,5 hingga 4 cm).
- Poster atau papan jendela: 2 inci (5 cm) atau lebih, lebih besar jika orang membacanya dari seberang ruangan.
- Spanduk atau papan reklame: terapkan aturan 10:1 pada jarak pandang sebenarnya.
Jika kode berisi URL panjang atau memiliki logo, buatlah 20 hingga 30 persen lebih besar. Tautan pendek menciptakan lebih sedikit modul, yang membuat kode lebih bersih dan mudah. Permukaan kasar seperti karton atau kain juga membutuhkan kode yang lebih besar. Kami panduan ukuran kode QR mencantumkan ukuran untuk lebih banyak bahan.
Buat Kode Bermerek untuk Iklan Cetak Anda Menggunakan Generator QR Code dengan Logo untuk membuat kode dengan warna dan logo Anda. Periksa kontras dan uji cetakan sebelum Anda memesan.
Cara Menambahkan Kode QR ke Iklan Cetak
- Pilih tujuan: halaman arahan yang dibuat untuk cetakan, bukan halaman beranda Anda. Pastikan itu memuat dengan cepat di ponsel.
- Tentukan statis atau dinamis (lihat di bawah). Buat kode di Pembuat kode QR Pageloot. Anda dapat mengunduh file PNG, SVG, dan PDF dari alat gratis.
- Unduh SVG atau PDF vektor untuk desainer atau percetakan.
- Tempatkan kode dalam tata letak pada ukuran yang Anda pilih, dengan zona tenang yang jelas dan ajakan bertindak di sampingnya.
- Cetak satu proof di kertas asli. Pindai dari jarak sebenarnya dengan iPhone dan ponsel Android.
- Cetak seluruh edisi hanya setelah proof berhasil dipindai di setiap ponsel yang Anda coba.
Penempatan Strategis dan Pengalaman Pengguna
Letakkan kode di tempat orang dapat melihatnya dan memegang ponsel dengan stabil. Pada poster dan papan, tempatkan setinggi mata, sekitar 3,5 hingga 5,5 kaki dari tanah. Orang lebih sering memindai saat mereka berdiri diam, misalnya di halte bus, di ruang tunggu, atau di meja restoran. Jangan menempatkan kode di kendaraan bergerak, langit-langit tinggi, atau tempat tanpa sinyal telepon, seperti beberapa stasiun bawah tanah.
Hindari permukaan melengkung seperti botol, dan hindari lipatan atau alur majalah, karena polanya bengkok dan gagal dipindai. Kertas mengkilap dan kaca memantulkan cahaya ke kamera. Hasil akhir matte memindai lebih andal. Untuk ide penempatan lainnya, lihat panduan utama penempatan kode QR dalam pemasaran.
Melacak Keterlibatan dan Analisis Kinerja
Kode QR dinamis memungkinkan Anda mengukur hasil cetak. Anda dapat melihat jumlah pemindaian, waktu pemindaian, perkiraan lokasi, dan jenis perangkat untuk setiap selebaran, poster, atau iklan. Berikan setiap penempatan kode uniknya, misalnya satu untuk iklan majalah dan satu untuk poster jalanan, lalu bandingkan hasilnya untuk memutuskan di mana harus mengalokasikan anggaran cetak Anda berikutnya.


Kode dinamis juga memungkinkan Anda mengubah tujuan setelah dicetak. Mereka menggunakan tautan pengalihan singkat, jadi jika sebuah penawaran berakhir atau halaman berpindah, Anda cukup mengedit tautannya dan kode yang sudah dicetak akan tetap berfungsi. Inilah mengapa kode dinamis cocok untuk apa pun yang tidak dapat Anda cetak ulang dengan biaya murah, seperti pencetakan brosur sebanyak 5.000 eksemplar. Pelajari lebih lanjut tentang melacak kode QR.
Kode statis cukup jika tautan tidak akan pernah berubah dan Anda tidak memerlukan statistik, misalnya kode Wi-Fi atau tautan ke halaman web tetap. Kode statis tidak pernah kedaluwarsa dan tidak memiliki batas pemindaian. Kode dinamis memiliki uji coba gratis 14 hari, dan Anda dapat melihat paketnya di halaman harga.
Pantau Kinerja Kampanye Anda Mulai uji coba gratis dengan Generator QR Code Dinamis untuk membuat kode yang dapat diedit dan melihat statistik pemindaian untuk setiap materi cetak.
Dampak Teknik Pencetakan terhadap Keberhasilan Pemindaian
Pencetakan digital cocok untuk tiras pendek dan memberikan hasil yang tajam pada sebagian besar kertas. Pencetakan offset lebih murah per lembar untuk tiras besar dan memberikan tepi yang bersih. Pada tekstil, label, dan bahan khusus lainnya, tinta dapat menyebar atau pudar, jadi mintalah sampel kepada percetakan terlebih dahulu.
Kertas memberikan kontras terbaik. Kardus kasar, kain, dan logam membutuhkan kode yang lebih besar dan kontras yang kuat. Baca lebih lanjut tentang bagaimana teknik pencetakan memengaruhi kemampuan pindai kode QR. Selalu uji bukti cetak dengan beberapa ponsel dalam pencahayaan berbeda sebelum Anda menyetujui pencetakan.
Tidak Memindai? Periksa Penyebab Ini
- Kontras rendah: gunakan modul gelap pada latar belakang terang.
- Tidak ada zona tenang: kosongkan setidaknya empat modul ruang kosong di sekitar kode.
- Terlalu kecil untuk jarak: terapkan aturan 10:1.
- File resolusi rendah: gunakan SVG, EPS, atau PDF vektor.
- Silau atau permukaan melengkung: gunakan hasil akhir matte dan area datar.
- Kode padat: perpendek URL atau gunakan tautan singkat untuk mendapatkan modul yang lebih besar dan sederhana.
- Tautan mati atau berubah: dengan kode dinamis, perbaiki tujuan di dasbor.
Pertanyaan yang sering diajukan
Ya, jika Anda menggunakan kode QR dinamis. Kode yang dicetak mengarah ke tautan pengalihan singkat, dan Anda mengedit tujuan di dasbor Anda. Kode statis tidak dapat diubah setelah dicetak.
Penyebab umumnya adalah kontras rendah, zona tenang yang hilang, kode yang terlalu kecil untuk jaraknya, berkas beresolusi rendah yang buram, atau silau dari kertas mengkilap. Cetak cetakan percobaan dan pindai dengan beberapa ponsel untuk menemukan penyebabnya.
Format vektor seperti SVG, EPS atau PDF vektor adalah yang terbaik untuk pencetakan profesional. Format ini dapat diskalakan ke berbagai ukuran dan menjaga ketajaman tepiannya.
Setidaknya 0,8 x 0,8 inci (2 x 2 cm) pada barang kecil, 1 hingga 1,5 inci pada selebaran dan kemasan, dan sekitar 1 inci untuk setiap 10 inci jarak pemindaian pada poster dan tanda.
Ya, dengan kode QR dinamis. Buat satu kode untuk setiap iklan atau pamflet, dan Anda bisa membandingkan pemindaian berdasarkan waktu, lokasi, dan perangkat.
Kode QR Statis tidak pernah kedaluwarsa. Kode dinamis berfungsi selama paket Anda aktif dan akan menjadi tidak aktif setelah paket berakhir, jadi pastikan paket tetap berjalan selama media cetak tersebut digunakan.























